Jumat, 27 Oktober 2017

BAB I KONSEP KOPERASI

BAB I
KONSEP KOPERASI
Konsep Koperasi

Konsep koperasi barat merupakan organisasi swasta yang dibentuk secara sukarela oleh orang-orang yang mempunyai persamaan kepentingan, dengan maksud mengurusi kepentingan para anggotanya serta menciptakan keuntungan timbal balik bagi anggota koperasi maupun perusahaan koperasi.

Sedangkan koperasi sosialis adalah koperasi yang direncanakan dan dikendalikan oleh pemerintah, dan dibentuk dengan tujuan merasionalkan produksi, untuk menunjang perencanaan nasional.

Selanjutnya bagaimana dengan koperasi negara berkembang? Pada dasarnya koperasi negara berkembang adalah perpaduan dari dua konsep koperasi diatas yaitu koperasi barat dan sosialis. Beberapa cirinya seperti adanya dominasi campur tangan pemerintah dalam pembinaan dan pengembangannya. Campur tangan pemerintah ini sepintas seperti konsep koperasi sosialis, namun sebenarnya memiliki tujuan yang berbeda. Pada koperasi sosialis tujuannya adalah merasionalkan faktor produksi dari kepemilikan pribadi ke pemilikan kolektif sedangkan pada koperasi negara berkembang tujuannya adalah untuk meningkatkan kondisi sosial ekonomi anggotanya.

Aliran Koperasi
Satu pertanyaan yang mungkin bisa kita renungkan. Mengapa ada aliran koperasi di dunia ini? Tak lain karena setiap negara itu memiliki ideologi dan pandangan hidup yang berbeda. Kita tahu beberapa ideologi yang ada pada suatu negara di dunia ini pada hakekatnya terbagi menjadi tiga yaitu liberalisme atau kapitalisme, sosialisme dan tidak termasuk keduanya.


Menurut Paul Hubbert Casselman seperti yang dikutip oleh Arifin dan Halomoan, bahwa ada tiga aliran koperasi khususnya yang berkaitan antara hubungannya dengan pemerintah. Berikut uraiannya:

Pertama, aliran Yardstick yang sering dijumpai pada negara pengusung ideologi kapitalis. Keberadaan koperasi dalam aliran ini sebenarnya tidaklah berperan penting untuk masyarakat. Kemudian pemerintah bersifat netral. Jadi tidak ada pembedaan antara koperasi dan swasta. Perkembangan koperasi bisa maju itu hanya ada di tangan anggota koperasi itu sendiri. Beberapa negara yang menganut aliran Yardstick misalnya Amerika Serikat, Perancis, Swedia, Denmark, Jerman dan Belanda.

Kedua, aliran sosialis dimana ada peran pemerintah dalam pengembangannya. Pada awalnya aliran koperasi sosialis ini memang bertujuan untuk mencapai kesejahteraan masyarakat. Namun dalam perkembangannya koperasi hanya dijadikan sebagai alat pemerintah dalam menjalankan program-programnya. Sehingga satu hal yang menjadi ciri dari aliran ini adalah otonomi koperasi menjadi hilang.

Ketiga, aliran persemakmuran (commonwealth). Pada aliran ini koperasi sebagai alat yang efektif dan efesien dalam meningkatkan kualitas ekonomi masyarakat. Oleh karenanya koperasi dianggap sebagai wadah ekonomi rakyat yang berkedudukan strategis dan memegang peranan utama dalam perekonomian masyarakat. Satu hal yang menjadi cirinya adalah hubungan dengan pemerintah bersifat kemitraan. Jadi, bisa dikatakan dalam aliran ini, pemerintah masih ikut andil dalam menciptakan iklim yang sehat bagi pertumbuhan dan perkembangan koperasi yang ada. Untuk lebih jelasnya berikut tabel perbedaan aliran koperasi dari ketiganya:

Aliran Koperasi
Peranan Koperasi
Hubungan Dengan Pemerintah
Yardstick
Koperasi berperan sebagai alat pengukur, penyeimbang, penetral, dan pengoreksi dampak negatif yang ditimbulkan oleh sistem ekonomi liberal (kapitalisme)
Hubungan gerakan koperasi dengan pemerintah bersifat netral, dimana pemerintah tidak campur tangan terhadap jatuh bangunnya organisasi koperasi di masyarakat
Sosialis
Koperasi berperan sebagai alat dalam mencapai masyarakat yang sosialis yang bercorak kolektif
Koperasi merupakan alat pemerintah dan menjadi bawahan pemerintah. Dengan demikian, koperasi tidak mempunyai otonomi.
Persemakmuran (Commonwealth)
Koperasi berperan untuk mencapai kemakmuran masyarakat yang adil dan merata dimana koperasi memegang peranan yang utama dalam struktur perekonomian masyarakat.
Hubungan koperasi dengan pemerintah bersifat kemitraan (partnership). Koperasi tetap mempunyai otonom, dan pemerintah mempunyai tanggung jawab untuk ikut mengembangkan koperasi di tengah-tengah masyarakat.

Sejarah Perkembangan Koperasi di Indonesia
Sebagai salah satu pelaku kegitan ekonomi, koperasi suda selayaknya mendapatkan perhatian yang cukup dari seluruh lapisan masyarakat.
Pembahasan kali ini adalah tentang sejarah koperasi di Indonesia, perkembangan koperasi di Indonesia,  sejarah koperasi di dunia, sejarah koperasi dunia, landasan koperasi indonesia, dan bapak koperasi.


Sejarah Koperasi
Koperasi pertama di Indonesia dimulai pada penghujung abad ke-19, tepatnya tahun 1895. Pelopor koperasi pertama di Indonesia adalah R. Aria Wiriaatmaja, yaitu seorang patih di Purwokerto.
Ia mendirikan sebuah bank yang bertujuan menolong para pegawai agar tidak terjerat oleh lintah darat. Usaha yang didirikannya diberi nama Bank Penolong dan Tabungan (Hulp en Spaarbank).
Perkembangan koperasi yang didirikan oleh R. Aria Wiriaatmaja semakin baik. Akibatnya setiap gerak-gerik koperasi tersebut diawasi dan mendapat banyak rintangan dari Belanda.
Upaya yang ditempuh pemerintah kolonial Belanda yaitu dengan mendirikan Algemene Volkscrediet Bank, rumah gadai, bank desa, serta lumbung desa
Pada tahun 1908 melalui Budi Utomo, Raden Sutomo berusaha mengembangkan koperasi rumah tangga. Akan tetapi koperasi yang didirikan mengalami kegagalan. Hal itu dikarenakan kurangnya kesadaran masyarakat akan manfaat koperasi.
                             

                                                        Logo Koperasi yang Baru

Pada sekitar tahun 1913, Serikat Dagang Islam yang kemudian berubah menjadi Serikat Islam, mempelopori pula pendirian koperasi industri kecil dan kerajinan.
Koperasi ini juga tidak berhasil, karena rendahnya tingkat pendidikan, kurangnya penyuluhan kepada masyarakat, dan miskinnya pemimpin koperasi pada waktu itu.
Setelah dibentuknya panitia koperasi yang diketuai oleh Dr. DJ. DH. Boeke pada tahun 1920, menyusun peraturan koperasi No. 91 Tahun 1927.
Peraturan tersebut berisi persyaratan untuk mendirikan koperasi, yang lebih longgar dibandingkan peraturan sebelumnya, sehingga dapat mendorong masyarakat untuk mendirikan koperasi.
Setelah diberlakukannya peraturan tersebut, perkembangan koperasi di Indonesia mulai menunjukkan tanda-tanda yang menggembirakan.
Selama masa pendudukan Jepang yaitu pada tahun 1942 – 1945, usaha-usaha koperasi dipengaruhi oleh asas-asas kemiliteran.
Koperasi yang terkenal pada waktu itu bernama Kumiai. Tujuan Kumiai didirikan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat.
Namun pada kenyataannya Kumiai hanyalah tempat untuk mengumpulkan bahan-bahan kebutuhan pokok guna kepentingan Jepang melawan Sekutu.
Oleh karena itulah, menyebabkan semangat koperasi yang ada di masyarakat menjadi lemah. Setelah kemerdekaan, bangsa Indonesia memiliki kebebasan untuk menentukan pilihan kebijakan ekonominya.
Para pemimpin bangsa Indonesia mengubah tatanan perekonomian yang liberal-kapitalis menjadi tatanan perekonomian yang sesuai dengan semangat pasal 33 UUD 1945.
Sebagaimana diketahui, dalam pasal 33 UUD 1945, semangat koperasi ditempatkan sebagai semangat dasar perekonomian bangsa Indonesia.
Berdasarkan pasal itu, bangsa Indonesia bermaksud untuk menyusun suatu sistem perekonomian usaha bersama berdasarkan atas asas kekeluargaan.
Oleh karena itulah, Muhammad Hatta kemudian merintis pembangunan koperasi. Perkembangan koperasi pada saat itu cukup pesat, sehingga beliau dianugerahi gelar bapak koperasi Indonesia.
Untuk memantapkan kedudukan koperasi disusunlah UU No. 25 Tahun 1992.

Senin, 09 Oktober 2017

Manfaat Membaca Dalam Kehidupan Sehari-hari

Tugas Softskill
Nama: Andisa Yunita Sari
Kelas: 2EB02
NPM: 20216795

Manfaat Membaca Dalam Kehidupan Sehari – hari



   Membaca merupakan salah satu kegiatan yang sering sekali dilakukan oleh banyak orang. Bahkan, bagi beberapa orang, membaca menjadi kegiatan favorit mereka dalam mengisi waktu luang. Walaupun kebanyakan orang merasa bahwa membaca merupakan kegiatan yang sangat membosankan. Hal itu bukanlah hal baru lagi, jika kalian dihadapkan pada satu buku yang tebalnya beratus – ratus halaman, dan setiap halaman dari buku itu tidaklah mengandung satupun gambar, tetapi isinya adalah ribuan kata – kata yang harus kalian baca satu – per satu agar kalian mengerti isi buku tersebut. Untuk orang – orang yang mempunyai imajinasi yang tinggi, hal tersebut dapat menjadi sesuatu yang mengasyikkan. Tetapi, tidak semua orang mempunyai imajinasi yang tinggi. Tetapi tahukah kalian, bahwa membaca mempunyai beberapa manfaat. Entah itu manfaat bagi otak maupun bagi tubuh manusia. Dan tentunya, manfaat yang dirasakan merupakan manfaat positif dan bukan manfaat negatif. Beberapa studi dan percobaan telah dilakukan oleh para ahli untuk membuktikan manfaat membaca. Berikut penjelasan mengenai manfaat membaca bagi otak dan tubuh manusia.

Memberi kekuatan bagi memori: Menurut beberapa ahli terkemuka, membaca dengan rutin dapat mengimprove kekuatan otak supaya kapasitas memori menjadi lebih baik. Bahkan menurut Key Pugh, PhD, presiden dan direktur penelitian Haskins Laboratories kepada majalah Oprah, dibandingkan menonton televisi atau mendengarkan radio, membaca dapat memberikan pelatihan yang berbeda. Ada beberapa kemampuan memori orang lain yang lebih peka dalam melihat secara visual atau mendengar secara audio. Tetapi walaupun begitu, itu tetap mengimprove kekuatan memori mereka yang kurang mempunyai kepekaan untuk memahami sesuatu selain dari bacaan. Karena membaca memaksa otak kita untuk mengembangkan fungsi – fungsi yang lainnya seperti kemampuan imajinasi, bahasa dan pembelajaran asosiatif. Semuanya terhubung dalam satu sirkuit saraf tertentu ketika seseorang membaca. Jadi intinya, Key Pugh pun berkesimpulan jika kebiasaan membaca dapat memacu otak dalam berpikir dan berkonsentrasi. mengajar, ataupun membaca berita di koran – koran. Tetapi, untuk kalian yang kurang menyukai hal – hal yang bersifat teoritis atau ilmiah, kalian dapat membaca buku – buku yang bersifat entertaining-purposive. Contohnya yaitu novel science fiction dan buku komik atau manga. Dengan catatan buku – buku tersebut memilik tingkat kompleksitas yang ringan. Jika tidak, bisa makin stress kalian dibuatnya! Dan beberapa tambahan dari para peneliti tetang membaca sebagai stress-reliever, bahwa dari para peserta yang mengikuti tes penelitian tersebut, sebanyak 67% pembaca mengakui bahwa stress mereka akan jauh lebih baik setelah membaca. Itu merupakan angka yang cukup signifikan jika dibandingkan dengan kegiatan lain yang dilakukan. Kalian hanya membutuhkan sebuah buku dan tempat duduk yang nyaman untuk mengurangi stress kalian!

·       Menjaga organ otak agar tetap aktif dan tajam
Menurut para ahli yang meneliti tentang membaca, aktivitas yang melibatkan latihan otak membuat otak lebih efisien mengubah struktur untuk terus berfungsi dengan baik. Terlepas dari hal – hal neuropatologi yang berkaitan dengan usia seseorang, ungkap Robert S. Wilson, PhD, professor neuropsikologi di Rush university Medical Center. Beliau menambahkan, bahwa menjadikan membaca buku sebagai hobi dari usia anak – anak hingga usia yang lanjut, sangat bermanfaat besar untuk kesehatan otak di usia tua nantinya. Karena organ – organ di dalam otak, secara sadar maupun tidak sadar, jika seseorang membaca, entah itu disengaja maupun tidak, akan dengan sendirinya mencerna kata demi kata yang terkandung di dalam bacaan. Dan jika bacaan yang dibaca dianggap menarik oleh orang tersebut, otak akan bekerja lebih keras lagi untuk memahami, apa isi atau inti yang terkandung di dalam bacaan yang mereka baca.

·       Menangkal penyakit Alzheimer (biasa dikenal dengan penyakit pikun)
Penyakit Alzheimer merupakan penyakit yang biasa diderita oleh para lanjut usia dikarenakan faktor usia yang sudah tidak muda. Dengan bertambahnya usia menjadi lebih tua, organ – organ tubuh yang awalnya bekerja secara prima pada usia muda, akan kehilangan fungsinya perlahan demi perlahan, dikarenakan organ – organ tubuh yang tidak pernah berhenti bekerja selama berpuluh – puluh tahun lamanya. Begitu pula dengan otak. Suka atau tidak suka, otak kita perlahan – lahan akan menua sesuai dengan usia kita, dan perlahan – lahan fungsinya akan mulai menurun. Dengan banyak – banyak membaca, akan memberikan otak kita “exercise”, latihan untuk otak agar terbiasa mengingat banyak hal dari bacaan – bacaan yang kita baca, maupun melatih otak untuk terus aktif dan berfikir. Dengan membiasakan otak kita untuk terus berfikir dan mencerna informasi yang belum lengkap dan belum bisa diambil kesimpulannya secara langsung, dapat mencegah seseorang dari penyakit kepikunan.

·       Meningkatkan perasaan atas keadaan emosional orang lain Menurut Wikipedia, Empati termasuk kemampuan untuk merasakan keadaan emosional orang lain, merasa simpatik dan mencoba menyelesaikan masalah, dan mengambil perspektif orang lain. Kemampuan ini dapat diasah dengan membaca. Membaca karya Charles Dickens, misalnya. Kita bisa merasakan betapa sulitnya kehidupan seorang lelaki tua yang biasa dipanggil Pak Brownlow. Karena dengan banyak membaca karya tulis seseorang (dalam kasus ini, Novel) bisa membuat kita melihat dunia dari sudut pandang orang – orang banyak. Bahkan tidak hanya novel, dengan membaca biografi seseorang maupun curahan hati seseorang, kita seharusnya bisa merasakan bagaimana menjadi orang tersebut, yang dihadapi pada suatu masalah, merasakan secara imajinatif keluh kesah yang terkandung di dalam suatu masalah, atau bahkan merasa senang karena perasaan senang seseorang di dalam suatu cerita yang bisa disebabkan karena banyak hal. Intinya, premis bahwa membaca bisa membuat seseorang lebih berempati dan lebih bersimpatik terhadap keadaan seseorang, telah banyak didukung oleh ilmuwan terkemuka.

·       Membuat latihan fisik menjadi lebih lama dibandingkan biasanya
Layaknya single terbaru Lady Gaga atau episode serial TV Real Housewives, buku juga teman yang baik untuk menemani Anda saat latihan fisik. Menenggelamkan diri pada alur buku bisa membuat Anda bertahan lebih lama di atas mesin latihan demi menyelesaikan bab yang begitu memikat. Hal itu diungkapkan majalah Weight Watchers. Michele Olson, PhD, profesor fisiologi olahraga di Auburn University mengatakan kepada majalah itu, untuk mencegah timbulnya sakit pada leher atau bahu, pembaca harus menggunakan tempat menaruh buku di mesin dan berusaha tidak memutar bahu mereka selama latihan berlangsung.

·      Menjaga Keremajaan Otak
Membenamkan diri dalam buku yang bagus benar-benar dapat memperpanjang umur pikiran Anda, menurut studi terbaru dari Rush University Medical Center. Hal itu dilansir majalah Prevention. Orang dewasa yang menghabiskan waktu luang mereka dengan melakukan kegiatan kreatif atau intelektual (seperti membaca) memiliki kemungkinan 32 persen lebih lambat mengalami penurunan kognitif di kemudian hari daripada mereka yang tidak. "Aktivitas yang melibatkan latihan otak membuat otak lebih efisien mengubah struktur untuk terus berfungsi dengan baik, terlepas dari hal-hal neuropatologi yang berkaitan dengan usia,” kata Robert S. Wilson, PhD, profesor neuropsikologi di Rush University Medical Center kepada majalah tersebut. Studi lain baru-baru ini juga menemukan bahwa manula yang secara teratur membaca atau bermain game yang menantang daya pikir, seperti catur atau puzzle, memiliki risiko dua setengah kali lebih rendah untuk terserang penyakit Alzheimer. Fakta itu dilaporkan oleh ABC News.  

Meningkatkan Kosakata
Meskipun Anda tak perlu lagi mengikuti tes seleksi masuk perguruan tinggi, Anda masih bisa menggunakan buku untuk memperluas perbendaharaan kata di kamus otak. Bahkan, para peneliti memperkirakan bahwa kita belajar sebanyak lima sampai 15 persen dari semua kata yang kita tahu melalui membaca, menurut sebuah Scholastic Report. Hal itu sangat penting untuk anak-anak karena kosakata yang mereka miliki secara langsung dan dramatis berkaitan dengan buku yang mereka baca.

·       Mendorong Tujuan Hidup
Membaca kisah seseorang yang berhasil mengatasi hambatan hidup dapat memotivasi Anda untuk memenuhi tujuan Anda sendiri, menurut peneliti dari Ohio State University. Jika Anda ingin kenaikan gaji, mengikuti  karakter di buku saat menghadap bos di kantor mungkin bisa memberi keberanian untuk membuat permintaan yang sama. Semakin banyak Anda mengidentifikasi karakter dan peristiwa menjadi seakan benar-benar sedang terjadi kepada Anda, semakin besar kemungkinan Anda melakukan aksi nyata.

·     Mencerahkan Hari Anda
Sebuah kisah dengan akhir cerita yang bahagia memang dapat mengangkat semangat Anda, tetapi novel mungkin bisa membangkitkan semangat positif di dalam diri dengan cara yang lebih halus. Bahkan, momen-momen sederhana dalam cerita mungkin bisa menggali kenangan-kenangan hangat dalam hidup. Apakah tokoh utama dalam cerita menghadiri acara barbecue di pantai? Anda mungkin akan langsung mengenang pesta pantai dan acara berselancar yang pernah Anda hadiri.

Jumat, 19 Mei 2017

Peran Perdagangan Luar Negeri di Indonesia


Nama : Andisa Yunita Sari
Kelas : 1EB13
Npm : 20216795

PERAN PERDAGANGAN LUAR NEGERI DI INDONESIA

  • Pengertian
Perdagangan internasional atau Perdagangan luar negeri adalah perdagangan yang dilakukan oleh penduduk suatu negara dengan penduduk negara lain atas dasar kesepakatan bersama. Penduduk yang dimaksud dapat berupa antarperorangan (individu dengan individu), antara individu denganpemerintah suatu negara atau pemerintah suatu negara dengan pemerintah negara lain. Di banyak negara, perdagangan internasional menjadi salah satu faktor utama untuk meningkatkan GDP. Meskipun perdagangan internasional telah terjadi selama ribuan tahun (lihat Jalur SutraAmber Road), dampaknya terhadap kepentingan ekonomi, sosial, dan politik baru dirasakan beberapa abad belakangan. Perdagangan internasional pun turut mendorong Industrialisasi, kemajuan transportasiglobalisasi, dan kehadiran perusahaan multinasional.

  • Jenis Perdagangan Luar Negeri
Macam Macam Jenis Perdagangan Internasional

1. Bilateral
    Perdagangan Bilateral adalah perdagangan yang terjadi antara 2 negara
    contoh: Indonesia dan Jepang

2. Multiteral
    Perdagangan Multiteral adalah perdagangan yang terjadi antara beberapa negara
    contoh: APEC ( Asia Pasific Economic Cooperation)

3. Regional 
    Perdagangan Regional adalah perdagangan yang terjadi antara wilayah
    contoh: AFTA (Asean Free Trade Area)

4.Antar Regional
   Perdagangan Antar Regional adalah perdagangan yang terjadi antar 2 wilayah atau lebih
   contoh: AFTA dan NAFTA

5. Internasional
    Perdagangan Internasional adalah Perdagangan yang terjadi antar negara
    contoh: WTO (World Trade Organization)

Faktor Pendorong Perdagangan Internasional
Berbagai faktor yang dapat menyebabkan terjadinya perdagangan internasional dapat diuraikan sebagai berikut :
  • Perbedaan Sumber Alam
Suatu negara memiliki kekayaan alam yang berbeda-beda, sehingga hasil pengolahan alam yang dinikmati juga berbeda. Oleh karena itu sumber kekayaan alam yang dimiliki suatu negara sangat terbatas, sehingga diperlukan tukar-menukar atau perdagangan.
  • Perbedaan Faktor Produksi
Salin dari faktor produksi alam, pada suatu negara juga memiliki perbedaan dengan kemampuan tenaga kerja, besarnya modal yang dimiliki dan keterampilan seorang pengusaha. Oleh karena itu, produk yang dihasilkan oleh suatu negara juga mengalami perbedaan, sehingga dengan demikian dibutuhkan adanya perdagangan.
  • Kondisi Ekonomi Yang Berbeda
Karena adanya perbedaan dari faktor produksi yang mengakibatkan perbedaan biaya produksi yang dikeluarkan untuk membuat barang, maka bisa jadi dalam suatu negara sangat memerlukan biaya yang tinggi untuk memproduksi barang tertentu. Sehingga negara tersebut dapat mengimpor barang dari luar negeri karena biayanya yang dianggap lebih terjangkau atau murah.
  • Tidak Semua Negara Bisa Memproduksi Sendiri Suatu Barang
Suatu negara memiliki keterbatasan kemampuan, baik kekayaan alam maupun yang lainnya, maka tidak semua barang yang dibutuhkan oleh suatu negara mampu untuk diproduksi sendiri, untuk itulah adanya tukar-menukar antar bangsa.
  • Adanya Motif Keuntungan Dalam Perdagangan
Suatu biaya yang dikeluarkan untuk memproduksi suatu barang selalu terdapat perbedaan, adakalanya suatu negara labih utung melakukan impor dari pada dalam memproduksi sendiri. Namun adakalanya lebih menguntungkan bila dapat memproduksi sendiri barang tersebut, karena biaya produksinya lebih mudah. Oleh karena itu, negara-negara tersebut akan mencari keuntungan dalam memperdagangkan barang dari hasil produksinya.
  • Adanya Persaingan Antar Pengusaha Dan Antar Bangsa
Dengan adanya persaingan ini akan berakibat suatu negara meningkatkan kualitas barang hasil produksi dengan biaya yang terbilang ringan, sehingga bisa bersaing dalam dunia perdagangan.
Keuntungan Perdagangan Internasional
Keuntungan yang timbul karena perdagangan internasional sebagai berikut.


1) Mendapatkan Barang-Barang yang Dibutuhkan Konsumen/Produsen Dalam Negeri
Barang-barang yang dimaksud adalah barang yang tidak bisa diproduksi di dalam negeri maupun yang sudah bisa diproduksi, tetapi masih belum mencukupi kebutuhan masyarakat di dalam negeri.

Perdagangan internasional bermanfaat dalam mendapatkan barang-barang tersebut. Sebagai contoh, Indonesia tidak mampu menghasilkan mesin-mesin berat untuk pengolahan tekstil.

Oleh karena itu, Indonesia melakukan perdagangan dengan negara maju, seperti Amerika Serikat dan Korea Selatan.


2) Menambah Cadangan Devisa bagi Negara
Indonesia menjual barang dari dalam negeri untuk konsumen di luar negeri. Transaksi penjualan ini bisa menggunakan mata uang lokal (rupiah) maupun mata uang asing.

Penggunaan mata uang asing akan menambah cadangan devisa negara kita. Dengan kata lain, kekayaan negara kita akan bertambah, mengingat devisa merupakan salah satu bentuk kekayaan negara.

3) Perbaikan Teknologi Produksi
Pada saat melakukan perdagangan dengan negara lain, secara langsung maupun tidak langsung, kita belajar untuk menggunakan teknologi yang lebih maju dari negara maju.

Contohnya, dahulu Indonesia mengimpor barang-barang elektronik dari Jepang, Korea, atau Amerika dalam bentuk barang jadi.

Kini Indonesia mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia sehingga Indonesia hanya mengimpor komponen-komponennya dan dirakit di Indonesia untuk dijadikan barang jadi.


Kerugian Perdagangan Internasional
Perdagangan internasional dapat membawa kerugian sebagai berikut.

1) Perdagangan internasional menyebabkan masuknya produk luar negeri ke dalam negeri. 

Hal ini sebenarnya bukan merupakan masalah besar apabila konsumsi masyarakat terhadap barang dari luar negeri ini memang dibutuhkan atau tidak mengurangi konsumsi terhadap barang lokal.

Kenyataannya, sebagian masyarakat Indonesia memiliki sifat konsumerisme terhadap produk luar negeri. Sifat ini tercermin dari besarnya penggunaan produk luar negeri yang umumnya lebih mahal.
Bahkan, sebagian masyarakat Indonesia menganggap bahwa produk asing memiliki kualitas yang jauh lebih tinggi daripada buatan dalam negeri.
Anggapan seperti ini merupakan tantangan bagi produsen lokal untuk memperbaiki kualitas barang yang diproduksinya dan mampu bersaing dengan produk luar negeri.

2) Besarnya konsumsi terhadap barang buatan luar negeri akan berakibat lebih buruk terhadap keberadaan industri kecil yang sedang tumbuh di Indonesia. 

Apabila barang-barang lokal menjadi kurang bernilai dan kurang diminati oleh masyarakat karena kalah oleh barang buatan luar negeri, dikhawatirkan akan terjadi penyusutan jumlah industri kecil.
Pada perkembangan berikutnya, terjadi penurunan investasi pada produksi kecil, bahkan matinya industri kecil tersebut.
Pada gilirannya nanti akan menimbulkan pengangguran yang tentu akan berakibat buruk bagi perekonomian Indonesia.

Contoh Kasus Perdagangan Luar Negeri di Indonesia
  • Indonesia merupakan negara agraris. Tetapi,beberapa tahun kebelakang, Indonesia masih mengimpor beras dari negara lain contohnya negara tetangga Thailand. Contohnya pada tahun 2016 Indonesia mengimpor kurang lebih sebanyak 5000 ton.




Minggu, 23 April 2017

Pertumbuhan dan Perkembangan Ekonomi di Indonesia



PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN EKONOMI DI INDONESIA
              
Oleh :
Nama : Andisa Yunita Sari
Kelas : 1EB13
NPM : 20216795
Dosen : Eva Karla

FAKULTAS EKONOMI
JURUSAN AKUNTANSI
UNIVERSITAS GUNADARMA
2017











Pertumbuhan ekonomi adalah proses perubahan kondisi perekonomian suatu negara secara berkesinambungan menuju keadaan yang lebih baik selama periode tertentu.
 Pertumbuhan ekonomi dapat diartikan juga sebagai proses kenaikan kapasitas produksi suatu perekonomian yang diwujudkan dalam bentuk kenaikan pendapatan nasional. Adanya pertumbuhan ekonomi merupakan indikasi keberhasilan pembangunan ekonomi.
Pertumbuhan Dan Perkembangan Ekonomi
·         Pertumbuhan dan perkembangan ekonomi memiliki arti yang berbeda. Jika pertumbuhan ekonomi adalah kondisi dimana salah satu indikator salah satu indikator keberhasilan pembangunan. Dengan demikian maka tingginya pertumbuhan ekonomi biasanya akan makin tinggi pula karena kesejahteraan masyarakat. Tentu saja ini akan mempengaruhi pendapatan anda.
·         Perkembangan ekonomi sendiri adalah kenaikan dalam jangka panjang dari satu negara untuk menyediakan banyak barang ekonomi yang dibutuhkan sesuai dengan jumlah pendudukan. Dan kemampuan sebuah negara yang bisa mengembangkan ini biasanya dilihat dari kemajuan dari bidang teknologi penyesuaian dari lembaga dan juga ideologi.
1.      Masalah Kemiskinan
Ya, persoalan ini senantiasa menghantui dari zaman pemerintah yang satu dan beralih kepada zaman pemerintahan berikutnya. Permasalahan kemiskinan tidak akan benar tertutup dan akan terus muncul jika pemerintah dan dengan bantuan kita semua tidak lebih giat lagi memberantasnya. Di berbagai buku sastra ekonomi bahkan menyebut tujuan penting dari 
ekonomi merupakan untuk menghapus kemiskinan. Apa yang dimaksud miskin disini adalah ketidakmampuan seseorang untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

2. Masalah Kesejahteraan
Contoh permasalahan kedua adalah soal 
kesejahteraan ekonomi. Baik, ini merupakan kebalikan dari kemiskinan. Permasalahan ini sangat populer dalam ekonomi karena sifat manusia yang selalu tidak merasa cukup, ingin menjadi orang kaya, sejahtera, dan banyak uang. Semua itu terpaku pada sepatah kata: kemakmuran. Ini juga menjadi problema yang harus segera di selesaikan. Minimal tingkat kesejahteraan rakyat Indonesia bisa lebih baik dan bisa menyamai dengan tingkat kesejahteraan negara tetangga.

3. Lapangan Pekerjaan
Lapangan kerja merupakan contoh permasalahan ekonomi lebih jauh. Permasalahan ini akan selalu bertambah para karena meningkatnya jumlah penduduk dan antusiasme untuk bekerja, sementara lapangan pekerjaan justru menyusut.

Persoalan pekerjaan ini juga berhubungan dengan masalah kemiskinan serta kemakmuran. Orang yang punya pekerjaan yang layak dan bisa memenuhi kebutuhan hidupnya, maka otomatis akan semakin beranjak dari kemiskinan. 

·         Faktor-Faktor Pertumbuhan Ekonomi
Selain definisi keduanya sebenarnya ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi terjadinya pertumbuhan dari Ekonomi diantaranya adalah
1. Sumber Daya Manusia
Sama halnya dengan proses pekembangan untuk proses pertumbuhan ekonomi juga biasanya dipengaruhi oleh Sumber daya Manusia – SDM. SDM ini sendiri memiliki pengaruh ang cukup penting terutama dalam proses pengembangan pembangunan. Entah cepat atau lambat dalam proses pembangunan akan sangat tergantung oleh sejauh mana sumber daya manusiannya menjadi subjek dalam pembangunan dan memiliki kompetensi yang lebih memadai untuk melaksanakan banyak proses pengambangan pembangunan ekonominya.
2. Sumber Daya Alam
Selain sumber daya manusia sumber daya alam ( SDA) juga menjadi faktor yang penting mempengaruhi pertumbuhan ekonomi. Hal ini karena sebagain besar dari negara yang berkembang banyak yang bertumpu pada sumber daya alam dalam melaksanakan proses pengembangan dan pembangunananya. Walaupun demikian SDA saja sebenarnya tidak bisa menjadi sebuah negara bisa berhasil dalam proses pengembangan ekonominya jika tidak juga diiringi dengan kemampuan dan kualitas sumber daya manusia yang mengelola SDA tersebut. Dengan artian kedua faktor ini salling berkaitan sehingga dengan begitu maka akan mudah untuk mendapatkan hasil produksi yang melimpah. SDA yang dimaksud dalam konteks ini adalah kesuburan tanah kekayaan mineral tembaga dan laut.
3. Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
Perkembangan ilmu pengetahuan dan juga teknologi tentunya akan semakin pesat untuk mendorong terjadinya pengembangan ekonomi yang semakin cepat. Proses pengolalaan pola kerja yang pada awalnya menggunakan tangan manusia akan digantikan dengan mesin  dan teknologi yang super canggih. Dampak yang didapatkan adalah prosesnya menjadi lebih cepat dan kualitas serta kuantitasnya dalam aktivitas pembangunan ekonomi juga akhirnya akan lebih cepat hal ini akan mendukung perkembangan ekonomi.
4. Budaya
Budaya juga memberikan dampak sendiri dalam proses pengembangan dan pertumbuhan ekonomi yang sedang dijalankan saat ini. Faktor budaya memliki fungsi untuk membangkitkan dan mendorong terjadi proses pengembangan pembangunan ekonomi. Tapi selain itu bisa juga menjadi salah satu proses yang menghambat. Budaya dapat menjadi pendorong karena sikap kerja keras,cerdas, ulet dan jujur. Namun budaya juga menjadi faktor penghambat karena proses anarkis,KKN dan lain sebagainya.
5. Modal
Sumber daya Modal Atau SDM adalah bagian yang sangat dibutuhkan untuk mengelolah Sumber daya manusia dan untuk meningkatkan ilmu pengetahuan dan teknologi. Modal dalam hal ini bisa berupa barang yang penting dalam proses petumbuhan dan perkembangan ekonomi karena barang modal inilah yang nantinya akan meningkatkan hasil produktivitas dari pekerjaan yang anda kerjakan
·         Faktor-Faktor Penghambat Pertumbuhan Ekonomi
Selain dari faktor yang dapat meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan ekonomi ada juga faktor yang menghambat pertumbuhan ekonomi diantaranya adalah :
1. KKN
KKN ini tentu saja akan mempersulit sebuah negara untuk tumbuh dan berkembang karena adanya kekacauan yang tidak terkendali dalam pertumbuhan ekonomi.
2. Terjadinya Inflasi
Inflasi biasanya akan memberikan dampak terjadi penurunan indeks kepercayaan dari konsumen karena masyarakat sendiri lebih cenderung untuk mengurangi melakukan proses berbalanja. Karena mereka menjadi berhati – hati terhadap barang dan takut terjadinya resiko kenaikan harga yang tinggi
3. Tingkat Suku bunga yang Tinggi
Tingkat suku bunga sendiri biasanya akan sangat mempengaruhi terjadinya investasi dari beberapa pengusaha tentu saja hal ini akan sangat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan ekonomi terutama dari negara – negara berkembang
4. Harga BBM yang naik
Kenaikan harga bahan bakar minyak atau BBM juga akan sangat mempengaruhi proses pertumbuhan dari ekonomi nasional. Hal ini dikarenakan dampak dari kebijakan yang dikeluarkan sehingga pada akhirnya memberikan efek Mutiplayer effect yang mempengaruhi seluruh pertumbuhan dan perkembangan secara nasional.
5. Kemananan yang tidak lagi Kondusif
Ada beberapa yang memandang jika ingin proses Pertumbuhan dan perkembangan ekonomi menjadi sangat lancar maka harus menciptakan kondisi keamanan yang kondusif. Hal ini akan mempengaruhi terjadi kondisi ekonomi yang menjadi lebih stabil lebih kuat. Untuk itu sangat penting membuat stabilitas dalam bidang politik dan juga keamanan.
Beberapa investor juga akan menganggap jika salah satu negara tidak aman maka mereka tidak akan mau menanamkan modal atau melakukan investasi dalam jangka pendek atau panjang jika keamanan sebuah negara tidak stabil. Hal inilah yang akhirnya akan mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan ekonomi. Sehingga jika ingin Pertumbuhan dan perkembangan ekonomi menjadi lebih stabil jaga situasi keamanan yang aman dan tentram.

Berikut adalah contoh kasus perkembangan dan pertumbuhan ekonomi di Indonesia serta pendapat mengenai kasus tersebut :

·         Perkembangan Ekonomi
Kasus diatas merupakan salah satu dampak negative dari perkembangan tekonologi yang terlalu cepat. Sekarang, karena maraknya penggunaan ojek maupun taksi online, taksi konvensional terancam punah. Jika bisnis taksi konvensional punah, maka jumlah pengangguran akan bertambah. Jika jumlah pengangguran bertambah, maka hal itu akan menyebabkan perkembangan ekonomi di Indonesia bergerak kearah proses yang regresif. Memang, perkembangan teknologi yang terlalu cepat akan memakan korban, dalam hal ini menambah pengangguran. Tapi, kami berharap bahwa pemerintah dapat menyiapkan counteract untuk mengatasi hal tersebut. Karena pemerintah juga turut ikut campur dalam memberi perizinan kepada perusahaan – perusahaan kendaraan online, yang secara tidak langsung memberi impact yang besar tidak hanya bagi perusahaan taksi konvensional, tetapi juga kepada masyarakat yang menggantungkan hidupnya pada perusahaan tersebut.
Dari kasus diatas, capex PT Telkom Indonesia Tbk pada tahun 2016 yaitu sebesar 29,2 triliun. Dengan anggaran belanja modal 29,2 triliun, PT Telkom Indonesia Tbk bisa meraup keuntungan sebesar 116,33 triliun pada tahun 2016. Dirut PT Telkom Indonesia Tbk, Alex J Sinaga menargetkan, bahwa revenue tahun 2017 setidaknya harus meningkat sebesar 10%, bersamaan dengan kenaikan anggaran belanja modal yang naik menjadi minimal 29,43 triliun. Sehingga, pada tahun 2017, Alex berharap agar revenue yang didapatkan oleh PT Telkom Indonesia bisa mencapai angka minimal yaitu sebesar 127,96 triliun.

Tentu saja, kenaikan pendapatan harus dibarengi dengan kenaikan modal yang dikeluarkan. Jika plan yang dikemukakan oleh Alex dapat terealisasi, secara tidak langsung itu akan menambah pertumbuhan ekonomi. Karena kenaikan revenue tentunya akan diikuti dengan kenaikan insentif para pegawai dari Telkom sendiri, juga tentunya kenaikan Deviden bagi para pemegang saham.

Selasa, 07 Maret 2017

Pengalaman Semester 1

WHEN THE STORY BEGIN



Akuntansi Gunadarma? jauh sebelum masuk di universitas ini saya tidak pernah mengira akan masuk di Universitas Gunadarma apalagi dengan jurusan yang sebelumnya tidak diinginkan. Ya, tentu yang diharapkan adalah Perguruan Tinggi Negeri, tetapi nasib dan kesempatan belum berpihak pada saya. Ayah saya menyarankan saya untuk kuliah di Universitas Gunadarma, sebelumnya saya ragu tetapi saya mencari tahu tentang universitas ini, saya browsing tentang akreditas, kualitas, dosen dan fasilitasnya. Ayah saya menyarankan untuk mengambil jurusan Akuntansi. tentu saya agak ragu dengan jurusan yang sebelumnya tidak pernah saya inginkan, karena saya merasa bahwa itu bukan passion saya.

Tetapi lambat laun dengan sudah difikirkan untuk seperti apa saya dimasa depan, saya menyetujui permintaan ayah saya yang insyaallah adalah plihan terbaik untuk saya.

Saat ini saya sudah duduk menjadi mahasiswa semester 2, Alhamdulillah semester 1 telah dijalani dengan baik, semoga di semester ini dapat lebih baik dari sebelumnya. Hari demi hari saya lewati ternyata kuliah di fakultas ekonomi jurusan ekonomi tidak serumit apa yang saya fikirkan, saya pun dapat mengikuti mata kuliah dengan baik.Teman dan lingkungan disini juga baik-baik, berbeda sedikit dengan di Jakarta, kuliah di depok masih banyak cafe dan warung makan yang terjangkau harga nya untuk mahasiswa seperti saya, jadi kalau lagi jenuh kuliah saya dan teman-teman memutuskan untuk pergi sedekar untuk istirahat dan bercengkramah bersama teman-teman.

Dosennya pun baik dan mostly sudah S2 dan S3, Lab praktikum dan perpustakaan juga tidak kalah menarik di kampus ini, khususnya di kampus H. Walaupun begitu, ada saja halangan yang dapat menghalangi untuk pergi kuliah misalnya jam masuk kelas telat, hujan deras dll. Tetapi, saya berfikir 2kali. banyak anak yang tidak seberuntung saya yang dapat mengenyam di bangku perkuliahan, selagi ada kesempatan saya harus mempergunakannya dengan baik, do'a orang tua dan semangat dari merekapun sangat berharga untuk saya. Tak terasa, sudah 1 semester saya menjadi mahasiswa, semoga saya dan teman-teman saya dapat lulus tepat waktu dengan hasil yang memuaskan, dan gelar sarjana dapat benar-benar dipergunakan dengan baik tak jauh untuk mengabdi untuk masyarakat, semoga kelak dapat menjadi harapan penerus bangsa yang baik, Aamiin...